Jumat, 31 Mei 2013

Kehilanganmu


Di dalam gelapnya malam yang di hiasi bintang-bintang malam.

Aku merasakan ia sedang berada di hadapanku, melihatku dengan penuh rasa rindu. Namun ia tak mengatakan sepatah katapun untukku, ia membalikkan badannya lalu menjauh.

Aku bingung. Untuk apa ia datang bila harus pergi lagi?

Ia semakin jauh dari penglihatanku.

“Tuan” teriakku.

Ia menengok kearahku. Melihat lekat mata ini.

Ia terlihat lesu. Gumamku dalam hati.

“Kenapa kau pergi lagi?” tanyaku.

Ia diam membisu, bayangannya pun tak bisa menjawab pertanyaanku.

“Apa kali ini kau benar-benar akan meninggalkanku, Tuan?” suaraku tetap sedikit 
berteriak supaya ia mendengarnya.

Siluet itu hanya menganggukkan kepalanya pelan.

Kali ini aku yang mungkin terlihat lesu.

Ini mimpi kan? Ujarku tak percaya.

Ku cubit keras lengan kiriku.

“AWWW” aku bergeriang kesakitan.

Ini bukan mimpi, ini kenyataan yang harus aku terima.

Tapi mengapa?

Aku tertunduk sejenak, lalu melihatnya lagi. ia sudah semakin jauh dari pandanganku.

Malam kelam tak ku sangka sama sekali.

Pertemuan memang awalnya dari perpisahan. Pikirku.

Kamu benar mengambil keputusan seperti ini, sayang !

Aku kembali tertunduk di dalam kesendirian malam ini.

Di temani gelapnya suasana sekitar, di tambah bulan yang tersenyum melihatku yang sedang bingung menyikapi hal yang baru saja terjadi.


“Baiklah, memang ini yang terbaik. Karena aku tak ingin terus menerus membuat kamu kecewa.” Ucapku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar